Kamis, 13 November 2008

cucu-cucu untuk orangtuaku

dek Raia

hari silih berganti...

tanggal 4 sept'08 pukul 09.00 hpku berbunyi, kubuka smsnya: yun, anake rio wes lair lanang bobote 29 panjang 49" ALhamdulillah... batinku saat itu.Buk, pak... mulai kini sebutan itu tak layak lagi. mbah... yah, itu sebutan yang kiranya layak untuk mereka. adikku telah menjadi orangtua. Radithya Syandanabhadra Maheswara I, itu nama keponakanku..

sebelum cahaya mentari muncul di ramadhan ke-12, lahirlah kakakny dek radhit... itu anakku lahir tanggal 12september 2008 pukul 05.14 dengan berat 30 panjang 48. tambah satu lagi cucu untuk orangtuaku... betapa bahagyanya mereka. Azalea Raia Ramadhanti... namanya. lengkap sudah cucu-cucu mereka, laki-laki dan perempuan. buk...pak...inilah cucu-cucu persembahan kedua anakmu

Raia


kau hadir diantara aku dan dia
menyita banyak waktuku yang dulu kuuntai buatnya
merebut banyak nafasku yang dulu kuhembus bersamanya
kau hadir...
dengan segala kuasaNya
kau adalah keajaiban kecilNya...yang dititipkan kepadaku


Senin, 24 Maret 2008

aku baru sadar kalau aku ...

bergejolak...
menendangku
itu yang kini sering aku rasakan
dan aku baru sadar kalau aku ...
meskipun nyata itu tlah jelas kuketahui berbulan-bulan yang lalu
namun kubimbang-bukan ragu-
namun ku takut -bukan ku tak mengharapkannya-
aku hanya ingin menunggu kepastian itu...
meski harus kutunggu selama berbulan-bulan
aku tak mau terbang terlalu tinggi, karna kutakut terjatuh lagi...seperti dulu
aku tak mau terlalu berharap, karna kutakut kecewa lagi...

jadi, biarlah ini kutunggu
setiap detik, menit, dan waktu yang tak henti berputar
biarlah kunanti keajaiban-keajaiban kecil ini dalam setiap helai aku bernafas
dengan kuasaMU...

Minggu, 23 Maret 2008

menjagamu...

waktu berkilah ketika dia selipkan tanya padaku, kala itu
sejumput pengharapan kini hadir kembali menyapaku
dan tlah berada nyata di pelupuk hatiku
karna melihatnya...
ketika pertama kubuka mataku di hari cerahNya
adalah semangat hidupku tuk menjalani hari sampai sore nanti
hingga ku pulang kembali
bertemu kembali dengan makhluk indahMu
dan menyapanya
dan sekedar menghidangkan senyum simpulku untuknya
meski tanpa hidangan teh manis buatanku-"aku sudah terlalu manis dibandingkan secangkir teh itu",kilahmu-
yah...
secuil perasaan ini
akan kusampaikan padamu nanti, ketika ku pulang...

Senin, 03 Maret 2008

the first

akhirnya...


ga susah juga ternyata buat blog-sebenarnya kemarin sih udah buat, just forget e-mail and kata sandinya.